
titikomapost.com, SURABAYA – Berawal dari laporan petugas port security pelabuhan Kalimas pengelolahan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional Jawa pada pukul 02.41 WIB, Ahad (17/7), kebakaran dua kapal kayu motor yaitu KLM Rukun Abadi, dan KLM Duta Kencana dapat dipadamkan oleh tim pemadam pelabuhan Tanjung Perak yang dibantu damkar Kota Surabaya tanpa ada korban jiwa.
“Dari laporan petugas port security terjadi kebakaran dua kapal KLM. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 07.30 wib dan dilakukan pembasahan dan dinyatakan clear dari api sekitar pukul 09.20 Wib,” terang General Manager (GM) Kalimas, Terminal Kapal Penumpang dan Kapal Roro, Pelabuhan Tanjung Perak, Dhany Rachmat Agustin saat dikonfirmasi, Ahad (17/7/2022).
Dhany menjelaskan, penyebab kebakaran masih diteliti oleh pihak Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak dan Polres KP3, namun diduga adanya konsleting genset pada ruang mesin KLM Rukun Abadi, namun pernyataan resmi menunggu investigasi penuh pihak syahbandar.
“Awalnya, terjadi kebakaran KLM Rukun Abadi karena posisi air surut sehingga kapal yang berada disampingnya KLM Duta Kencana tidak bisa menghindar akhirnya turut terbakar,” imbuh Dhany.

Beruntung, lanjut Dhany, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun hanya kerugian materiil yang saat ini masih dalam inventarisir pihak owner kapal namun karena kebakaran kapal ini menghanguskan hampir 70 persen bodi kapal sehingga kemungkinan besar kapal tidak bisa berfungsi.
“Kemungkinan akan ditarik ke sisi selatan pelabuhan kalimas agar tidak mengganggu operasional kapal pelra kalimas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penjagaan, Patroli dan Penyidikan (Kabid P3) KSU Tanjung Perak yang diwakili Syaifullah mengatakan, terjadinya kebakaran pada KLM Rukun Abadi dalam posisi kosong tidak ada muatan dibagian buritan. Karena angin dari arah selatan ke utara sehingga api menjalar ke buritan KLM DUTA KENCANA yang ada disebelahnya yang sedang muat juga ikut terbakar.
“Dugaan sementara kebakaran akibat konsleting yang ada di buritan kapal,” katanya.
Sedang mobil pemadam yang terlibat dalam penanganan kebakaran dua kapal layar motor itu, syaifullah menambahkan, ada mobil damkar dari Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 3 unit dan Pemkot Surabaya ada 12 unit bantu pemadaman.
“Dalam kejadian kebakaran itu, untuk korban jiwa nihil,” pungkasnya. (RG)